Loading...
Berbagai produk pembersih area genital wanita ditawarkan, dengan klaim membuat area kewanitaan lebih bersih dan wangi. Mulai dari semprotan, cairan pembasuh, hingga tisu. Namun, sebenarnya perlukah mencuci “Miss V” (vagina) dengan cairan khusus pembersih?
Demi menjaga area kewanitaan, banyak cewek yang memutuskan untuk mencuci vag1na. Namun sebenarnya, mencuci area kewanitaan dapat mengubah pH dan komposisi flora normal dan dokter tak merekomendasikan tindakan tersebut.
Dilansir dari KlikDokter, dr. Theresia Rina Yunita menuliskan bahwa sebuat penelitian membuktikan bahwa wanita yang rutin mencuci vag1na miliki risiko lebih tinggi untuk mengalami iritasi.
Cuci vag1na sendiri merupakan tindakan membilas dengan menyemprotkan cairan steril (antiseptik) atau air ke dalam rongga vagina untuk membilas keluar cairan keputihan. Selain itu, mencuci cairan area kewanitaan biasanya dilakukan untuk menghilangkan bau kurang sedap.
Sayangnya, wanita hamil sering melakukan hal tersebut. Alasannya adalah karena rasa tak nyaman yang timbul karena banyaknya keputihan yang timbul. Sebenarnya, kadar keputihan yang meningkat saat hamil adalah kondisi yang normal, lho!
Ketika wanita hamil mencuci vag1na, bakteri jahat dapat dengan mudah menginfeksi area kewanitaan karena flora normal vagina yang menghilang.
Sumber : bintang.com
Loading...
Ini Yang Tidak Diketahui Banyak Wanita Hamil. Jangan Lakukan Ini Pada Miss V Bunda Jika Sedang Hamil
4/
5
Oleh
Unknown